Pages

Tuesday, October 7, 2008

About System Analyst

Sistem analis (system analyst) bisa diartikan sebagai suatu pembelajaran mengenai keterkaitan kebutuhan informasi dalam sebuah kelompok ataupun organisasi yang menentukan bagaimana manusia, proses bisnis, dan teknologi untuk dapat dipadukan secara baik untuk mencapai tujuan perusahaan. Dan tentu daja, seorang sistem analis merupakan orang yang ahli dalam menerapkan sistem analisa (system analysis) ini dimana analisa tersebutlah yang nantinya diterapkan untuk mencapai perubahan dalam perusahaan.

Dalam system analysis tercakup di dalamnya sejumlah substansi usaha dan biaya yang hanya akan dipergunakan setelah pihak manajemen memutuskan bahwa proyek pengembangan sistem dianurkan untuk diterapkan. Komponen kegiatan utama dalam system analysis ada tiga, yaitu :

* permintaan akan keputusan (requirement determination) : proses yang menggunakan beberapa jenis standard an sistematis, metode yang terstruktur dengan baik untuk memodelkan dari dunia nyata yang ada.

* permintaan strukturisasi (requirement structuring)

Tiga metode dasarnya terdiri dari :

  • Diagram aliran data, metode ini dipergunakan secara luas dalam proses memodelkan.
  • Structure English, table keputusan, dan pohon keputusan. Metode ini dipergunakan untuk model logika.
  • Diagram relationship dan entity (Entity and relationship diagram) untuk model data.

* pemunculan dan pemilihan alternative(alternative generation and selection)

Dalam sistem analisis terdapat empat metode yang diadopsi system analyst dalam pengumpulan informasi yang ada yaitu sederhana (Traditionally), wawancara (interviewing) ,metodepertanyaan/ tanya jawab (questionnaires), penelitian langsung (directly observing) dan analisa dokumen ( analyzing documents).


Sistem analisa tingkat lanjut

Metode yang digunakan dalam analisa tingkat lanjut terbagi menjadi 2 :

* Rapid Application Development (RAD ) dengan keuntungan penerapannya :

  • Hemat waktu, biaya dan kerja keras
  • Kesesuaian yang ketat antara permintaan pemakai dengan spesifikasi sistem
  • Paling sesuai untuk lingkungan denga nperubahan yang cepat
  • Terkonsentrasi pada elemen sistem yang esensial dari sudur pandang pengguna

Namun terdapat pula kekurangannya, yaitu :

  • Memerlukan pembiayaan yang mahal dalam mengikat komitmen [ara personel kunci dalam penggunaan
  • Mudah dalam mengabaikan isu-isu seperti informasi yang hilang dalam proses bisnis, desain yang tidak konsisten, kurang spesifiknya skala atau patokan, dan kuranggya perhatian pada sistem yang diterapkan selanjutnya

* Object Oriented Analysis (OOA) dengan manfaatnya :

  • Proses memodelkan yang lebih mudah dan kemampuan untuk menghanle lebih banyak perubahan
  • Meningkatkan komunikasi diantara para penggunanya, analisis, desainer, dan programmer
  • Meningkatkan konsistensi para analis, desain, dan kegiatan pemrograman
  • Meningkatkan kualitas sistem
  • Analisa tersebut bisa dipergunakan kembali, termasuk desainnya dan hasil programnya

0 comments: