Barcode bisa diartikan sebagai suatu pola garis gelap dan dipisahkan oleh sela-sela putih dengan lebar yang bervariasi yang merepresentasikan angka, tulisan ataupun tanda baca tertentu. Namun dalam perkembangannya, muncul beberapa variasi berbentuk pola-pola tertentu seperti lingkaran konsentris, atau tersembunyi dalam sebuah gambar dan secara otomatis akan dibaca oleh sebuah alat baca optik yang disebut barcode reader ketika label barcode tersebut didekatkan.
Sejarah Barcode dimulai ketika dua orang mahasiswa Philadelphia’s Drexel Institute of Technology, Bernard Silver dan Norman Joseph Woodland memperkenalkan barcode pada tahun 1948 yang kemudian dipatenkan pada tahun 1949 meskipun baru tiga tahun kemudian hak paten tersebut mereka dapatkan.
Tapi baru pada tahun 1996, penemuan mereka digunakan dalam dunia komersial. Dan sebagai penghargaan atas penemuannya yang sangat berguna hingga sekarang, presiden Bush memberikan penghargaan the 1992 National Medal of Technology kepada Woodland.
Manfaat Barcode :
Mengumpulkan data dengan cepat
Tingkat akurasi hingga 10.000 kali lebih baik
Mengurangi biaya tenaga kerja
Mengurangi pendapatan yang hilang akibat kesalahan pemasukan data
Tingkat keakuratan yang lebih baik dalam memamtau inventory
Membantu pengambilan keputusan secara tepat
Akses informasi lebih cepat diperoleh
Anatomi Barcode :
• 3 Guard Bars : ada tiga guard bars yang ditempatkan di awal, tengah dan akhir pada barcode. Guard bars bagian awal dan akhir di-encode-kan sebagai “bar-space-bar” atau “101” dan bagian tengah “space-bar-space-bar-space” atau “01010”
• Manufacturer Code : terdapat lima digit bilangan yang secara khusus menentukan manufaktur suatu produk yang dilindungi dan ditetapkan oleh Uniform Code Council(UCC).
• Product Code : terdapat lima digit bilangan yang ditetapkan oleh perusahaan/manufaktur untuk setiap produk yang dihasilkannya. Untuk setiap produk yang berbeda dan setiap ukuran yang berbeda, akan memiliki kode produk yang unik.
• Check digit (self check) : merupakan suatu “ old-programmer’s trick” untuk mengvalidasikan digit-digit lainnya (number system character, manufacturer code, product code) yang dibaca secara teliti
• Keterangan gambar barcode : Komputer tidak membaca bilangan yang berada di bagian bawah barcode, tetapi bilangan tersebut dicetak agar orang dapat membaca barcode dengan mudah bila diperlukan.
• Number System Character : angka ini merupakan sebuah sistem bilangan barcode UPC yang mengkarakterisasikan jenis-jenis khusus pada barcode. Di dalam barcode UPC, Number System Character ini biasanya terletak di sebelah kiri barcode.
• kode-kode pada Number System Character adalah sebagai berikut :
0 - Standard UPC number.
1 - Reserved.
2 - Random weight items like fruits, vegetables, and meats, etc.
3 – Pharmaceuticals
4 - In-store code for retailers.
5 - Coupons
6 - Standard UPC number.
7 - Standard UPC number.
8 - Reserved.
9 - Reserved.
0 comments:
Post a Comment